Yup, seperti sore biasanya saya begitu random, mulai dari masalah BBM sampai tugas kuliah.
Mulai kepikiran masalah BBM karna satu tagline berita disalah satu koran digital di twitter yang berbunyi "Setiap 1 liter bensin yang digunakan, Pemerintah harus mengeluarkan subsidi Rp 5000,-" kurang lebih begitu judulnya, kalau dipikir - pikir duit 5000 disaat seperti ini adalah pengeluaran yang tidak sedikit untuk subsidi tersebut, bayangkan kalau duit segitu di alihkan untuk subsidi yang lebih tepat guna seperti dalam hal pemerataan pembangunan didaerah tertinggal, peningkatan mutu guru atau pendidikan untuk daerah pelosok.
hal yang sia - sia menurut saya dengan mensubsidi BBM, masyarakat jadi lebih adiktif terhadap hal itu, kemudian tidak bisa berpikir bagaimana solusi untuk menggunakan bahan bakar alternatif pengganti selain Premium, dan menurut saya premium adalah sumber energi yang terlalu kuno untuk masa yang canggih ini, masa para ilmuwan atau siapa saja yang berkepentingan diluar ataupun didalam negri belum atau tidak bisa menemukan pengganti premium yang lebih baik lagi, saya sudah terlalu muak dengan polusi yang diciptakanya.
Oiya satu lagi, tadi saya habis liat acara talkshow disalah satu TV swasta, disana mengangkat tema tentang orang - orang "kecil" yang bergerak dalam sebuah aksi nyata, salah satu nya tentang aksi sukarelawan ranjau paku, sangat menginspirasi bahwasanya kelompok kecil tapi sangat berdaya, berguna, dan berjasa dalam lingkungan tertentu, kepingin deh suatu saat nanti saya punya gerakan seperti itu, sebuah gerakan nyata dan yang pasti lebih berguna daripada mereka yang berdasi mondar - mandir ditelevisi bisanya cuma menambah polusi masalah dan minim solusi.
Kemudian tentang masalah kuliah, akhir -akhir ini kepala mulai terasa berat, pikiran tentang itu - itu saja, tugas, tugas dan tugas, itu memang konsekuensi saya sebagai mahasiswa semester "agak" akhir ini. Ayolah ide - ide cemerlang masuk kekepala, saat nya melihat, mendengar, dan mengerjakan. Cheers :D
Mulai kepikiran masalah BBM karna satu tagline berita disalah satu koran digital di twitter yang berbunyi "Setiap 1 liter bensin yang digunakan, Pemerintah harus mengeluarkan subsidi Rp 5000,-" kurang lebih begitu judulnya, kalau dipikir - pikir duit 5000 disaat seperti ini adalah pengeluaran yang tidak sedikit untuk subsidi tersebut, bayangkan kalau duit segitu di alihkan untuk subsidi yang lebih tepat guna seperti dalam hal pemerataan pembangunan didaerah tertinggal, peningkatan mutu guru atau pendidikan untuk daerah pelosok.
hal yang sia - sia menurut saya dengan mensubsidi BBM, masyarakat jadi lebih adiktif terhadap hal itu, kemudian tidak bisa berpikir bagaimana solusi untuk menggunakan bahan bakar alternatif pengganti selain Premium, dan menurut saya premium adalah sumber energi yang terlalu kuno untuk masa yang canggih ini, masa para ilmuwan atau siapa saja yang berkepentingan diluar ataupun didalam negri belum atau tidak bisa menemukan pengganti premium yang lebih baik lagi, saya sudah terlalu muak dengan polusi yang diciptakanya.
Oiya satu lagi, tadi saya habis liat acara talkshow disalah satu TV swasta, disana mengangkat tema tentang orang - orang "kecil" yang bergerak dalam sebuah aksi nyata, salah satu nya tentang aksi sukarelawan ranjau paku, sangat menginspirasi bahwasanya kelompok kecil tapi sangat berdaya, berguna, dan berjasa dalam lingkungan tertentu, kepingin deh suatu saat nanti saya punya gerakan seperti itu, sebuah gerakan nyata dan yang pasti lebih berguna daripada mereka yang berdasi mondar - mandir ditelevisi bisanya cuma menambah polusi masalah dan minim solusi.
Kemudian tentang masalah kuliah, akhir -akhir ini kepala mulai terasa berat, pikiran tentang itu - itu saja, tugas, tugas dan tugas, itu memang konsekuensi saya sebagai mahasiswa semester "agak" akhir ini. Ayolah ide - ide cemerlang masuk kekepala, saat nya melihat, mendengar, dan mengerjakan. Cheers :D
